Posted on

Memilih iPhone Refurbished Terbaik

iPhone adalah smartphone yang masih sangat populer hingga saat ini. Orang menggemari iPhone kebanyakan karena faktor “gengsi”. Jadi kalau menggunakan iPhone atau hanya sekedar jalan-jalan ditemani sebuah iPhone menjadi sebuah kebanggan. Pasti anda salah satu nya bukan ?

Selain itu iPhone juga bukan sekedar smartphone dengan gengsi, melainkan juga fitur dan kualitas nya yang sangat baik. iPhone adalah smartphone yang simpel penggunaan nya tentu saja yang terpenting hasil jepretan nya juga tergolong cukup baik dan natural di banding smartphone merk lain di kelas nya.

iPhone 6 launching pada tahun 2014 sekitar bulan september yang lalu. Sudah cukup lama dan tentu saja saat ini iPhone 6 sudah hampir tidak ada di produksi / dijual lagi yang Brandnew atau istilahnya baru buka bungkus. iPhone 6 kini sudah banyak yang beredar yang refurbished, rekondisi atau yang sering di sebut iPhone Rekon. Ada 2 macam iPhone rekondisi. Mari kita simak ulasan singkat berikut ini.

iPhone Rekondisi oleh Distributor

Di dalam memilih iPhone rekondisi ini kita mesti berhati-hati. Ada iPhone rekondisi abal-abal dengan menggunakan komponen dan sparepart yang kualitasnya tidak bagus. Hasilnya mau pakai iPhone malah jadi kerepotan karena baru beberapa saat sudah timbul banyak kerusakan.

Tapi ada juga iPhone rekondisi dengan Grade A. Biasanya iPhone seken atau bekas service dipilih dengan kondisi mesin yang masih bagus. Komponen yang sering diperbaharui dari iPhone rekondisi ini adalah Baterai Baru, LCD baru dan Casing / Housing baru agar iPhone rekondisi ini terlihat baru dan mulus. iPhone dan kemasan nya terbungkus rapi seperti baru lengkap dengan semua asesoris dan buku panduan penggunaan. Sama persis seperti produk iPhone Baru.

Produk iPhone Rekondisi yang dijual di website kami http://www.gadgetmax.net adalah Grade pilihan terbaik yang kami berikan kepada Anda.

  • Garansi 3 hari tukar baru jika ada kendala teknis
  • Garansi 1 tahun distributor untuk perbaikan
  • Rekondisi Grade A dengan kualitas sangat baik, hampir tidak ditemukan perbedaan
  • Siap COD barang periksa sendiri baru deal.

Pengalaman kami iPhone 6 Grade A dari supplier kami ini minim masalah. Jika ada keluhan dalam 3 hari bisa langsung tukar baru. Ketika di buka box pertama kali kami hampir bingung membedakan yang mana yang bukan dan yang mana yang rekondisi. Sangat mulus seperti baru. Performa, fitur dan pemakaian sama persis dengan yang non rekondisi. Kecerahan LCD dan ketajaman sangat similar. Sekali lagi setelah kami teliti hampir tidak bisa menemukan perbedaan nya. Jujur secara pribadi kami cukup puas dengan kualitas iPhone rekondisi ini. Timbang-timbang harga nya juga cukup terjangkau sudah bisa gaya pakai iPhone. Ya… It’s fine so far.

Tapi bukan hanya itu. Secara teknis kami juga memberikan tips untuk pengecekan lebih lanjut mengenai Cara Mudah Mengecek Serial Number iPhone di situs resmi Apple agar anda dapat mengetahui status iPhone yang akan anda beli.

iPhone Refurbished Resmi Apple

Jenis ini adalah asli dari Apple. Artinya iPhone yang di tarik oleh Apple karen claim garansi, service atau oleh sebab lain di kembalikan ke Apple dan diperbaiki oleh Apple dengan mengganti sparepart asli Apple. Garansi Resmi Internasional 1 tahun juga diberikan kembali oleh Apple dengan Aksesoris Original. Hanya saja harga nya juga tidak terlalu jauh dari harga yang Brandnew buka bungkus. Tapi lumayan lah, di jamin oleh Apple dan Asli. Ciri-ciri iPhone refurbished by Apple adalah kotak kemasan nya putih dan di bawah tertera tulisan “Apple Certified Pre-Owned”

“Apple Certified Refurbished Products are pre-owned Apple products that undergo Apple’s stringent refurbishment process prior to being offered for sale”

iPhone Refurbished resmi Apple ini agak jarang tersedia di pasar indonesia. Jadi kalau ada budget lebih boleh memilih iPhone Refurbished resmi Apple daripada iPhone rekondisi oleh distributor. Pastinya lebih terjamin dan sesuai juga dengan harga nya.

Jadi tinggal kembali kepada anda sendiri mau pilih iPhone Refurbished resmi Apple atau iPhone Rekondisi Distributor. Demikian semoga bermanfaat.

 

 

 

Posted on

Cara mudah mengecek Serial Number iPhone Baru atau Rekondisi

Kali ini kami mencoba memberikan tips dan cara mudah untuk mengecek status dan kondisi serta status garansi sebelum anda membeli sebuah unit iPhone. Hal ini bisa digunakan juga untuk mengecek apakah iPhone yang akan anda beli adalah Brandnew / Barang Baru, Refurbished by Apple atau rekondisi distributor.

Hidupkan iPhone dengan menekan tombol power di kanan atas

  1. Setelah melewati menu persiapan, next.. next sampai selesai pada tampilan Home. Masuk ke menu Settings –> General –> About selanjutnya lihat pada keterangan Serial Number select dan copy. 
  2. Buka Applikasi Safari dan buka website https://checkcoverage.apple.com dan masukkan atau paste serial number tadi yang kita copy ke kolom “Enter your hardware serial number”, verifikasi kode pengaman dan Continue. 

di sana akan muncul informasi mengenai iPhone yang akan kita beli. Jika iPhone tersebut baru, maka akan tertera bahwa iPhone tersebut belum di aktivasi artinya belum pernah dipakai alias Baru. Jika iPhone tersebut rekondisi akan muncul keterangan tanggal kapan iPhone itu di aktifkan. Hal ini tidak masalah karena memang barang rekondisi. Yang penting tidak ada keterangan barang di kunci atau di Locked oleh apple karena suatu sebab lain dan bisa log in pada iTunes AppleID

Langkah selanjutnya yang paling penting kita coba Log In ke iTunes AppleID, jika akun anda bisa masuk berarti iPhone ini tidak ada masalah. iTunes AppleID harus dibuat bagi penggunaan iPhone untuk identitas dan backup iPhone pengguna.

Semoga bermanfaat dan agar iPhone yang hendak anda beli adalah dengan kondisi harga dan barang sebenarnya.

Posted on

Memilih antara Android dan iPhone

Pada masa sekarang ini hampir setiap orang tidak terlepas dari gadget terutama sebuah smartphone bahkan memiliki lebih dari satu. Kita ketahui ada 3 jenis sistem operasi yang populer saat ini Android pada berbagai merk smartphone, IOS yang hanya pada perangkat iPhone dan Windows mobile yang  digunakan pada perangkat smartphone besutan Nokia yang sekarang telah diakuisisi oleh Microsoft. OS Windows mobile juga ada di gunakan di beberapa merk atau smartphone lain akan tetapi sangat jarang.

Android-vs-iOs-vs-Windows-GeekNG.com

Selanjutnya kita akan mencoba membahas mengenai beberapa sistem operasi secara praktis.

Android

Saat ini android sudah berada di versi Android 7.0 yang populer dengan nama Android Nougat. OS besutan Google ini memang agak unik karena selalu menggunakan istilah “makanan” dari versi pertama untuk menamai produknya. Seperti sebelumnya Lolipop, Marsmellow, Kitkat dan lainnya yang nanti akan kita bahas pada artikel lainnya.

Umumnya OS Android digunakan pada smartphone Samsung Galaxy, LG, Lenovo, Oppo, Asus, Xiaomi dan hampir disemua smartphone termasuk smartphone merk china kelas low end.

Android adalah applikasi berbasis open source yang berarti setiap developer dapat mendapatkan dan memodifikasi kode program nya.

Biasanya setiap merk smartphone berbasis Android membuat Theme, karakter dan antarmuka nya sendiri tetapi tentu saja masih berbasis pemograman Android sebagai dasar OS nya.

Sistem operasi Android memiliki lebih banyak variasi fitur dibanding dengan iOS pada iPhone dikarenakan Android memberikan keluasaan lebih kepada developer software untuk menambahkan berbagai fitur menarik. Hanya saja kadang-kadang banyak fitur yang jadinya tidak terlalu perlu dan memberatkan kerja perangkat.

Android di rancang untuk disesuaikan pada semua perangkat smartphone selain iPhone, Microsoft. Jadi kebanyakan produk Android keselarasan pada saat pembangunan hardware dan software nya tidak terlalu bagus. Kadangkala antara pembangunan Hardware dan Software nya tidak seimbang. Ini menyebabkan masih banyak ditemukan lag, hang dan gangguan untuk kebanyakan Android. Mungkin tidak berlaku pada Produsen besar yang sangat serius pada produk nya seperti Google Nexus dan Samsung.

Android mempunyai Toko applikasi online yang biasa kita kenal degan Google “Play Store” untuk 3rd party app atau applikasi pihak ke-3. Google juga mengadakan kontrol, standarisasi dan rules bagi para pembuat software. Namun tetap saja google memberikan lebih banyak kebebasan kepada pembuat software dibanding Apple karena Android berbasis open source. Jadi kita harus lebih selektif dalam memilih applikasi yang akan kita gunakan.

Dari sisi Hardware dan desain tentu saja Android memiliki banyak pilihan. Mulai dari produk hemat untuk pengguna low end hingga produk mahal untuk pengguna high end. Sedangkan iPhone keluaran terbaru tetap saja masih relatif lebih mahal dari pada Android yang bahkan mempunyai fitur seimbang. Mungkin saja iPhone masih di anggap brand yang sangat eksklusif dan terkesan berkelas.

Kalau kita bicara produk seimbang antara iPhone dan Android tentu untuk saat ini kita merujuk pada produk Samsung Galaxy dan Google Nexus yang bisa di bilang seimbang dari segi kualitas produk dan fitur. Bahkan menurut saya Samsung sering menyemat teknologi yang lebih maju dari pada iPhone. Seperti pada layar yang sudah menggunakan teknologi OLED, fitur S-Pen pada Galaxy Note bahkan sensor pembacaan security Retina untuk membuka kunci dari perangkat.

Jadi jika ingin membandingkan hardware antara Android dan iPhone kita harus merujuk kepada Andoid yang mana yang akan kita bandingkan. Apakah Samsung Galaxy Note 7 yang baru saja launching beberapa bulan ini atau hanya smartphone low end merk lainnya.

Berikut beberapa kesimpulan mengenai kelebihan dari Android :

  • Tersedia Bermacam-macam Antarmuka dan Tema dan bisa diganti-ganti
  • Memilki banyak fitur pilihan tambahan dari applikasi pihak ke-3
  • Mudah untuk sharing konten antar perangkat Android
  • Kompatible dengan lebih banyak gadget lain
  • Produk berkualitas tinggi dan mewah
  • Banyak pilihan fitur dan harga smartphone Android
  • Tersedia banyak kostumisasi untuk pengguna expert yang senang otak-atik.

dan mungkin ini beberapa kelemahan Android :

  • Lebih berpotensi terjadi Hang dan Lag / melambat
  • Biasa sering dilakukan clening agar perangkat lancar kembali, bahkan kadang perlu dilakukan install ulang sistem operasi yang bikin repot
  • Terlalu banyak pilihan dan jenis yang kadang membuat bingung
  • Komunitas pengguna Android lebih banyak, jadi banyak yang sma 🙂

iOS pada iPhone

Sistem operasi pada iPhone yang kita kenal dengan iOS sekarang secara resmi sudah berada pada versi iOS 9 dan sebentar lagi akan segera hadir versi iOS 10 yang notabene memiliki berbagai fitur baru bersamaan dengan grand launching iPhone 7 tanggal 07 September 2016 mendatang pada Apple Special Event.

Simak juga “iPhone 7 yang ditunggu pada Apple Special Event 2016”

iOS hanya dipakai pada produk Apple seperti iPhone  dan iPad. Jadi Apple sendiri yang membuat perangkat hardwarenya dan Apple juga yang membuat sistem operasinya. Di sini kita bisa mengatakan bahwa tentu saja Apple telah menselaraskan dengan teliti antara hardware dan software. Perkembangan antara Hardware dan Software nya saling menyesuaikan. Hasilnya perangkat pintar yang dimiliki Apple ini menjadi lebih “pas” dibanding Android karena iOS di rancang bersamaan dengan hardwarenya. Intinya bagi banyak pengguna iPhone lebih smooth, no lag dan bebas hambatan.

iOS juga mempunyai Toko Applikasi sendiri yang dinamai Apple App Store. Para pembuat software 3rd party atau pihak ketiga ini harus mendaftar resmi, mendapat panduan dan aturan khusus dalam membuat Applikasi 3rd party yang di jalankan pada iOS. Para developer harus mamatuhi semua aturan tersebut berkaitan dengan privasi dan lainnya secara ketat. Applikasi yang akan lolos ke dalam App Store juga akan dilakukan uji kembali oleh Apple. Hal ini dilakukan Apple demi untuk menjaga agar para pengguna produk Apple ini selalu mendapat produk applikasi yang baik dan aman. Karena jika tidak bisa menyebabkan bocornya privacy pengguna dan fitur-fitur yang menyebabkan perangkat menjadi lambat dan tidak effisien. Hal-hal ini lah yang di maintain oleh Apple demi kenyamanan pengguna nya.

iOS juga dirancang dengan antarmuka yang sangat simple dan elegan. Apple berusaha untuk mewujudkan kenyamanan bagi para user. Tidak membingungkan dan “to the point” pada apa yang diperlukan pengguna nya. Tidak terlalu banyak widget yang membuat berat dan tidak banyak fitur-fitur yang bisa di kostumisasi yang nanti nya malah akan membuat bingung user. Dari versi terdahulu hingga sekarang juga tidak banyak mengalami perubahan yang signifikan. Tujuannya agar pengguna Apple tidak perlu kesulitan untuk menyesuaikan kembali pada penggunaan versi sistem operasi terbaru. Hal ini juga menjadi karakteristik sistem operasi besutan Apple.

Ini lah yang disajikan oleh Apple kepada user nya. Mulai dari sistem operasi yang simple, aman dan lancar sampai sinkronisasi dengan berbagai perangkat Apple lainnya dan applikasi pendukung pada App Store dan tidak perlu settingan yang rumit.

Selanjutnya mengenai hardware dan desain. Keunggulan Apple selalu menggunakan hardware yang mempunyai kualitas sangat tinggi. Dari material bahan yang digunakan selalu terasa mewah dan mahal. Selain menjunjung tinggi kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna, Apple juga selalu menjaga sisi keindahan dan mewah dari produk yang mereka ciptakan. Jadi mengenai hal ini sudah pasti tidak diragukan lagi. Wajar saja jika iPhone selalu membuat kita merogoh kantong lebih dalam untuk memilikinya.

Apple juga selalu melakukan update terus menerus pada iOS. Untungnya update iOS ini tetap mendukung untuk perangkat lama. Sebagai contoh iOS 9 terbaru masih dapat di install pada iPhone 4s yang merupakan iPhone keluaran tahun 2011 silam.

Bagi anda yang sering gonta-ganti smartphone (jangan gonta-ganti pasangan yah hehe..) juga aman dalam menggunakan produk Apple. Karena Apple dalam pegalaman paling cepat 1 tahun sekali mengeluarkan produk baru. Itu pun kadang hanya perubahan antara non “s” dan yang “s” yang kenyataannya boleh dibilang tidak mengalami perubahan fisik sama sekali. Biasanya hanya peningkatan pada beberapa hardware dan pada camera. Perubahan fisik secara signifikan juga hanya dilakukan 2 tahun sekali, misalnya perubahan jenis dari iPhone 5 / 5s ke iPhone 6 / 6s. Anggapan saya mungkin Apple menjaga pelanggan yang masih tetap “keren” walau menggunakan iPhone terdahlu dan masih punya waktu 2 tahun untuk mengganti yang baru. Sayangnya iPhone tidak memiliki banyak varian. iPhone hanya hadir untuk pengguna High End. Dahulu iPhone hanya hadir dengan 1 varian saja. Paling hanya perubahan versi dari iPhone non”s” dan iPhone “s”. Sekarang iPhone juga hanya menampilkan 2 pilihan. iPhone dengan layar 4,7″ dan iPhone Plus dengan layar 5,5″.

Berikut beberapa kesimpulan mengenai kelebihan dari iPhone :

  • Antarmuka yang simple dan elegan
  • Tetap lancar dan bebas lag pada penggunaan walaupun membuka banyak applikasi sekaligus
  • Jarang harus dilakukan cleaning dan install ulang sistem operasi yang merepotkan bagi pengguna awam
  • Sinkronasi dengan perangkat Apple lainnya dengan mudah dengan dukungan lengkap
  • Produk berkualitas tinggi dan mewah.
  • Update dan maintain terus menerus walaupun pada perangkat terdahulu.
  • Lebih terlihat elagan dan berkelas bagi sebagian orang 🙂

dan mungkin ini beberapa kelemahan iPhone :

  • Kostumisasi antarmuka terbatas dan membosankan
  • Tidak mudah sharing konten dengan perangkat lain seperti Android
  • Tidak banyak varian, hanya hadir untuk kelas High End saja
  • Mahal 🙂

BTW, masih banyak yang harus di bahas soal kelebihan dan kelemahan Android dan iPhone. Sementara ini dulu sebagai review awal. Kita lanjutkan lebih detail pada artikel selanjutnya.

Jadi apa pendapat anda mengenai Android dan iPhone ? Pilihan anda tentu pada keduanya, karena masing-masing memang handal. Mohon berikan pendapat Anda.